Hari ini tepatnya tgl 27 sept 2007, sejak semalam aku merasakan badanku tidak enak, entah apakah ini masuk angin atau penyakit lainnya. tapi pagi ini serasa ada yang lain, kenapa terasa linu semua sendi-sendi badan ini dan tangan kiriku koq tiba-tiba saja panas.
"Apakah ada sesuatu terjadi dengan keluagaku dirumah sana?" terbersit dibenaku. Semoga saja tidak terjadi suatu apapun di rumah terutama pada istriku tercinta. "Ya Allah lindungilah diriku, keluargaku dan istriku di rumah sana" doaku dalam hati ini.
Kulanjutkan aktifitas seperti biasanya dikantor walaupun masih terasa kurang enak badan ini untuk dibawa mencari nafkah, tapi kuberfikir ini merupakan tugas dan kewajibanku sebagai seorang suami, "Ahh.. masak gara-gara begini aja gak kerja sih..." hati kecilku berbicara..
Detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam berlalu dengan rutinitasku sebagai seorang teknisi komputer di perusahaan baruku ini. Sampai waktu Zuhur pun tiba, akhirnya kuistrahatkan diri ini sejenak, "Aneh.. biasanya siang hari gak pernah tidur, tp koq kenapa rasanya badan ini lemas sekali minta direbahkan diatas kasur? Ahh.. mungkin memang badan dan otak ini butuh istirahat sekarang.." sempat terpikirkan seperti itu dihatiku.
Kembali setelah istirahat ku bergegas kekantor untuk melanjutkan pekerjaanku yang sudah menanti. Akhirnya siang hari ini dapat kulalui walau terasa berat badan ini sampai akhirnya jam pulang kantor pun berbunyi. Dan aku bergegas menuju mess yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kantor ini, sekitar 200 m-lah.
Kubersihkan diri ini dengan mandi agar terasa lebih segar badanku. "Wah.. kyknya setelah buka puasa nanti sepertinya enak nih kalo dipijitin badan ini" sempat terlintas diotakku, yaahh... memang badan ini sudah lama sekali gak dipijit, kali-kali aja sembuh nih masuk angin....
Setelah buka puasa bersama di Masjid Nurussalam seperti biasa, akhirnya kuminta tolong temanku, Asnadi namanya untuk mencarikan tukang urut. 2 jam lamanya badan ini dipijit, wah enak sekali walau banyak juga sih yang salah dipencet uratnya :D langsung deh linu-linu di badan ini hilang smua.
Setelah berbincang-bincang dan makan penganan seadanya tukang pijit itu pamitan dan temanku juga pamitn untuk kembali ke sisi istrinya :p. tak tahan hati ini bertanya-tanya ada apaakah dirumah gerangan, akhirnya kutelpon istriku tercinta sekaligus melepas rasa rindu ini.
Terdengar suara halus istriku diujung sana "Assalaamu alaikum", "Waalaikum Salam" sahutku. kutanyakan apakah dia sudah tidur, ternyata belum. terdengar sayup sayup suara disana yang tidak begitu jelas, "Yang keras sedikit donk, mas ga denger nih.." pintaku. "Mas... adek dah telat 5 hari lho..." sahut istriku. tersentak kaget hati ini mendengarnya. Hati ini langsung teringat Almarhumah ibunda tercinta yang sangat ingin sekali menimang cucu, tapi apa daya. Allah SWT telah memanggilnya terlebih dahulu, "Bunda... inilah yang dapat kupersembahkan untukmu yang keduaalinya setelah pernikahan kami kemarin, semoga engkau bahagia di alam sana" doaku dalam hati.
"Ya.. Allah.. tuntunlah hambamu yang penuh dosa ini untuk mendidik serta merawat amanahMu yang akan Kau berikan kepada kami, semoga dapat menjadi pemimpin bagi kaum-kaum yang kesusahan dan penrang bagi mereka yang tersesat.. Aaminn...". akhirnya kusadari bahwa tak lama lagi Sinta Rahman akan jadi seorang bapak... !!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar